loading...

Tuesday, December 11, 2018

CARA MENGGUNAKAN DAUN BIDARA UNTUK GANGGUAN JIN

loading...

CARA MENGGUNAKAN DAUN BIDARA UNTUK GANGGUAN JIN



Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Pada post sebelumnya kita sudah membahas manfaat dari Tanaman Bidara ini, dimulai dari buah hingga batangnya yang sangat bermanfaat.
Alhamdulilah di post kali saya ada waktu saling berbagi, bagaimana daun bidara & batang bidara ini di gunakan sebagai herbal untuk membantu dalam mengobati penyakit non medis
Sebagai salah satu jalan ikhtiar kita, dan yang harus tetap di jalani bahwa datangnya kesembuhan itu dari Allah SWT.


® Dibawah ini ada Hadist yang menerangkan bahwa daun bidara dapat digunakan untuk mengobati gangguan jin dan sihir :

1. Ibnu Baththal berkata : dalam kitab Wahb bin Munabih, disebutkan bahwa hendaklah mengambil 7 lembar daun bidara hijau, mengurusnya di antara dua batu, lalu mencampurnya dengan air dan dibacakan ayat kursi dan qawaqil (surat yang dimulai dengan قُلْ yaitu surat al Kafirun, al Ikhlash, al Falaq dan an Naas). Kemudian dia meminumnya tiga teguk, kemudian mandi dengannya. Insyaallah apa yang dialaminya akan hilang. Ini bagus untuk suami yang tidak bisa menggauli istrinya karena sihir. (Fathul Majid, Muhammad Bin Abdul Wahhab).

2. Al Qurtubi menceritakan dari Wahab untuk mengobati Sihir: “Diambil 7 helai daun bidara ditumbuk halus lalu dicampurkan air dan dibacakan Ayat Kursi dan diberi minum pada orang yang terkena sihir tiga kali teguk dan air di ember (yang telah dibacakan ayat-ayat dan juga dicampur bidara) dipakai untuk mandi, InsyaAllah akan hilang sihirnya.” “Dan diutamakan membaca Al Falaq, An Naas, juga ditambah Ayat Kursi karena ayat-ayat itu dapat mengusir Syaitan.” (Tafsir Ibn Katsir Jilid Satu Terjemahan Singkat Halaman 171)
  

® Tata cara menggunakan daun Bidara :
Sudah banyak artikel yang membahas tentang cara menggunakan daun bidara untuk mengobati gangguan jin dan sihir :
     ·        Daun Bidara Di Tumbuk
1. Ambil 7 helai daun Bidara
2. Tumbuk halus
3. Beri air secukupnya untuk minum dan sisanya untuk dipakai mandi
4. Campurkan daun bidara yang telah ditumbuk tadi kedalam air dan di aduk
5. Ambilah wudhu, dan sholat sunah atau taubat
6. Ruqyah dengan ayat-ayat Al-Qur’an seperti, alfatihah, ayat kursi, Al kafirun, Al Ikhlas dan   Mu’awwidzatain (al-Falaq dan An-Naas). Masing-masing surat dibaca 3-7x dan setiap selesai baca tiupkan ke air.
7. Jangan lupa sebelum meruqyah air bidara, awali dengan Istighfar, memuji Allah dgn asma-Nya, bersolawat nabi sebagaimana solawat dalam sholat.
8. Dan selesai ruqyah tutup dengan sholawat Nabi dan Hamdalah.
Cara mandi: usahakan mandi ditempat yg suci. Dan untuk wanita pakai kemben/tertutup jangan mandi tanpa pakaian sama sekali. Begitupun yang laki jangan bertelanjang bulat.
Terapi Bidara ini bisa diulang 2 – 3x atau sampai gangguan benar-benar hilang. Atas izin Allah. Perbaiki juga ibadahnya.
     ·        Daun Bidara di Rebus
 Daun Pegagan
Langkah nya sama seperti yang diatas, namun kali ini sebelum diruqyah direbus dulu bisa dicampur dengan daun Pegagan, setelah di rebuh lalu ditiriskan dan di ruqyah.
·        Daun Bidara di Campur dengan Herbal lain
 Minyak Zaitun
Habbatusauda
Daun bidara yang ditumbung tadi atau dibelender bisa dicampur dengan minyak habbatusauda, propolis, minyak zaitun. Langkahnya sama seperti yang diatas.
Apabila anda memiliki kayu dari tanaman bidara bisa digunakan untuk melakukan pemijatan ringat pada titik-titik yang dianggap sering sakit sambil meruqyahnya.

 Kayu Bidara

Propolis

Alhamdulillah, panduan tata cara mengolah daun bidara ini telah selesai saya tuliskan. Semoga bisa membantu dan sangat bermanfaat bagi pembaca di blog ini. Silahkan di share seluasnya. Jika tetap ingin mendapat pemberitahuan dari post di blog ini silahkan ikuti atau subcribe dengan memasukan email pada kolom disamping kanan.

Mohon maaf apabila ada kesalahan dalam memberikan informasi pada post ini, jika ingin ada yang ditanyakan silahkan isi komentar ataupun pertanyaan pada kolom komentar

Barakallah fiikum.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

No comments:

Post a Comment