loading...
Larangan Mencabut Uban dari Janggut, Kepala & Lain-lain
Uban adalah rambut yang berubah warna menjadi abu-abu
kemudian putih. Rambut asli orang Indonesia pada umumnya memiliki warna hitam
atau gelap karena memiliki kandungan kadar melanin yang lebih tinggi. Saat
rambut berubah menjadi putih dan menjadi uban, terjadi proses perubahan kadar melanin.
Kemunculan
rambut berwarna putih atau uban di kepala dapat memengaruhi kepercayaan diri
seseorang apalagi bila usianya masih tergolong muda. Hal ini karena di
masyarakat uban identik dengan citra kakek-nenek di masa senja.
Tapi tahukah Anda pada kenyataannya uban pada beberapa orang memang dapat
tumbuh lebih dini. Ahli dermatologi Profesor Rodney Sinclair dari University of
Melbourne mengatakan hal ini lebih berkaitan dengan genetik.
Uban muncul karena sel melanocytes yang menghasilkan pigmen perlahan-lahan
seiring berjalannya waktu kehabisan 'bahan bakar'. Tidak hanya manusia saja
hewan seperti simpanse, kucing, anjing, bahkan kuda juga bisa beruban karena
ini merupakan suatu proses alami.
Namun tahukah anda Islam melarang untuk mencabut uban dari semua bagian
Jenggot, Rambut dan Lainnya.
Tidak semena-mena islam melarang untuk mencabut ubannya, akan selalu ada
kebaikan dibalik larangan-larangannya itu.
dari sebuah kisah ‘Amr bin Syu’aib
dari ayahnya dari kakeknya ra., dari Nabi saw., bahwasanya beliau bersabda:
“Janganlah kalian mencabut Uban karena sesungguhnya uban itu merupakan cahaya
orang Islam nanti pada hari kiamat.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi dan Nasa’i)
dalam hadist tersebut, disebutkan bahwa uban itu merupakan cahaya orang islam
nanti pada hari kiamat. Mulai saat ini, janganlah saudara-saudaraku umat muslim
mencabut ubannya, biarkanlah uban itu secara alami. Janganlah malu pula
memiliki uban.
Dari ‘Aisyah ra., ia berkata: Rasulullah saw., bersabda: “ barangsiapa yang
melakukan perbuatan yang tidak sesuai dengan tuntunan kami maka perbuatannya
itu ditolak (tidak akan diterima).” (HR. Muslim)

No comments:
Post a Comment